KENDARI — Ada momen-momen dalam perjalanan sebuah organisasi yang tidak sekadar tercatat dalam risalah rapat, melainkan terpatri dalam kenangan kolektif setiap insan yang hadir. Family Gathering Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Tenggara adalah salah satu momen itu. Bukan karena megahnya dekorasi atau protokoler yang ketat, melainkan justru karena ketulusannya yang mengalir deras, keceriaannya yang meledak-ledak, dan kehangatan yang menyentuh titik paling dalam dari semangat kebersamaan.

Tahun ini, PMI SULTRA Sukses menggelar acara Family Gathering ditandai dengan banyaknya insan PMI SULTRA yang hadir, mulai dari Dewan Pembina yang penuh wibawa, para karyawan yang telah mengabdikan nafas terbaik mereka, hingga relawan yang tidak pernah menghitung lelah.

Salah satu momen yang paling memukau dan tak terduga dalam acara tersebut adalah ketika Ketua PMI SULTRA, DR H. Abdurrahman Saleh SH, M.Si atau biasa di kenal dengan nama ARS, dengan penuh rasa hormat yang terpancar dari setiap gesturnya, memperkenalkan satu per satu sosok Dewan Pembina PMI Sultra kepada seluruh hadirin. Ini bukan prosesi biasa. Dalam tradisi organisasi yang lazim, nama-nama besar itu cukup tercantum di spanduk atau dibacakan dalam sambutan. Namun ARS memilih jalan yang berbeda, jalan yang lebih manusiawi, lebih hangat, dan jauh lebih bermakna. Deretan nama-nama hebat yang di sebut ARS antara lain, H. Sahrun Gaus SP.,MM (Sekretaris PMI SULTRA), drs Djamsir Nimu (Ketua Yayasan YPMI), Ir Sukarni (Wakil Ketua YPMI), Djamal S.Pd, M.Pd, (Sekretaris YPMI), Rabiatul Fitriani SE (Pengurus PMI SULTRA), H. Idham (Pengurus PMI SULTRA).

Satu per satu, beliau memanggil nama, menyebutkan peran, dan mengenalkan wajah di balik dedikasi yang selama ini menopang bangunan kemanusiaan PMI Sultra. Peserta Family Gathering pun menyambut setiap pengenalan dengan tepuk tangan yang bergemuruh, seolah memahami bahwa di balik setiap nama yang disebut, tersimpan lautan pengorbanan yang tidak pernah menuntut sorotan. Kedekatan ARS dengan jajaran Dewan Pembina yang begitu intim dan personal menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang sejati tidak pernah tumbuh dalam kesendirian, ia tumbuh subur di atas tanah yang digarap bersama.

Ucapan terima kasih ARS tidak berhenti di lingkaran Dewan Pembina saja. Ia juga mengalirkan rasa syukur yang tulus kepada tiga kekuatan yang selama ini menjadi jantung dari operasional PMI Sultra yaitu Markas, UTD dan RS PMI.

“Terimakasih untuk kalian yang telah setiap hari bertempur di garis terdepan kesehatan, mengorbankan waktu bersama keluarga, menanggung beban emosi yang luar biasa, namun tetap memancarkan senyum pelayanan terbaik, kalian ibarat permata yang membuat nama PMI Sultra semakin bersinar di mata masyarakat. Kalian adalah wajah pertama yang pasien lihat saat mereka paling rentan. Terima kasih telah menjaga wajah itu tetap penuh kasih, bahkan di hari-hari terberat sekalipun.”, kata ARS penuh haru.

Acara Family Gathering PMI Sultra bukan semata panggung haru-biru dan kata-kata mengharukan. Ia adalah pesta yang mengguncang langit pantai Toronipa dengan gelak tawa, sorak-sorai, dan semangat kompetisi yang menyala-nyala. Setelah momen penuh hikmat di bagian sambutan, salam-salaman, acara meledak menjadi selebrasi yang tidak kalah membahagiakan dari sebuah karnaval kegembiraan.

Sesi games menghadirkan warna yang begitu kaya dalam kanvas acara tersebut. Para peserta dari berbagai kelompok bersaing bukan untuk mengalahkan satu sama lain, melainkan untuk merayakan kebersamaan dalam balutan kompetisi yang menyenangkan. 

Puncak keceriaan acara ini adalah di tengah euforia acara, satu per satu Pembina bangkit dan melakukan  saweran, sebuah ungkapan kegembiraan paling autentik yang membuat suasana berubah menjadi huru-hara kebahagiaan yang tiada tara.

Saweran dari para Pembina bukan sekadar lembaran-lembaran uang yang beterbangan di udara. Ia adalah metafora yang paling jujur dari rasa bangga dan cinta yang selama ini tersimpan di dada para Pembina kepada seluruh insan PMI Sultra. Setiap lembaran yang melayang seolah berbisik: “Kami bangga dengan kalian. Kami mencintai apa yang kalian lakukan. Terima kasih telah membuat PMI ini besar dan bermartabat.”

Suksesnya acara Family Gathering PMI SULTRA tahun ini, tentu tidak bisa lepas dari dedikasi panitia pelaksana. Mulai dari Seksi Acara yang merancang alur demi alur dengan presisi seorang sutradara ulung, memastikan setiap momen mengalir indah tanpa cela; Seksi Dokumentasi yang memburu setiap sudut kenangan dengan lensa, mengabadikan tawa, haru, dan kehangatan agar tidak satu detik pun hilang ditelan waktu; Seksi Lapangan yang bermandikan keringat sejak semalam, menakar setiap jengkal ruang hingga acara ini berjalan lancar dan layak untuk sebuah perayaan; Seksi Peralatan yang memastikan setiap kabel tersambung, setiap suara terdengar jernih, dan setiap cahaya jatuh di tempat yang tepat, dan tentu saja Seksi Konsumsi yang dengan penuh kasih menyiapkan sajian untuk ratusan perut dan ratusan senyum, memasak dengan cinta di tengah malam yang sunyi hanya agar keluarga besar PMI bisa menikmati hari istimewa ini dengan perut kenyang dan hati bahagia. ARS Mengingat mereka semua. Ia mengungkapkan apresiasi kepada panitia dan kepada seluruh insan PMI yang hadir hari ini.

“Terima kasih sudah membersamai tumbuh dan majunya PMI Sulawesi Tenggara. Semoga apa yang telah kita bangun bersama hari ini akan terus berdiri kokoh, menembus waktu, dan menerangi jalan generasi yang akan datang setelah kita.”, Tutup ARS

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *